Pengenalan tentang MASYARAKAT

Minggu, Desember 18, 2016

Di artikel saya kali ini, saya akan membahas tentang INDIVIDU, KELUARGA dan MASYARAKAT. Saya akan menekankan pembahasan tentang masyarakat. Disini masyarakat itu sendiri ada dua golongan, yaitu masyarakat non industri dan masyarakat industri.

1.    Masyarakat Non Industri

Kita telah tahu secara garis besar bahwa , kelompok nasional atau organisasi kemasyarakatan non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekunder (secondary group).


a.    Kelompok primer

Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat, lebih akrab. Di karenakan para anggota kelompok sering berdialog, bertatap muka, sehingga mereka mengenal lebih dekat, lebih akrab.
Dalam kelompok-kelompok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelompok menerima serta menjalankan tugas tidak secara paksa, lebih dititik beratkan pada kesadaran, tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela.
Contohnya :


Saat kita berinteraksi dengan keluarga kita, interaksi tersebut terjalin lebih intensif, lebih erat, dan lebih akrab. Contohnya saat kita makan bersama keluarga, atau berlibur bersama keluarga. Saat itu pasti tetap ada pembagian kerja antar anggota keluarga, tapi pembagian kerja tersebut lebih menekankan pada kesadaran dan tanggung jawab diri anggota masing-masing. Sehingga kita melakukan pekerjaan tersebut lebih enjoy dan lebih ringan. Karena pembagian kerja tersebut lebih adil.

b.    Kelompok sekunder

Antara anggota kelompok sekunder, terpaut saling hubungan tak Iangsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh karen yaitu, sifat interaksi, pembagian kerja, pembagian kerja antaranggota kelompok di atur atas dasar pertimbangan-pertimbangan rasional, obyektif. Para anggota menerima pembagian kerja/pembagian tugas atas dasar kemampuan; keahlian tertentu, di samping dituntut dedikasi. Hal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang telah di flot dalam program-program yang telah sama-sama disepakati.
Contohnya :


Dalam sebuah perusahaan, kita menjalani sebuah hubungan yang formal dan adanya pembagian kerja. Pada saat kita diterima diperusaahn tersebut kita telah ditentukan akan ditempatkan dibagian mana berdasarkan keahlian kita masing-masing. Ditambah lagi adanya tuntutan target/tujuan yang harus kita capai. Saat terjadi pembicaraan antara anggota satu dengan yang lain, pasti akan timbul sikap yang saling asing. Semua itu menyebabkan kurang adanya rasa kekeluargaan antara sesama anggota, karena kita telah disibukkan dengan target kita tadi.

2.    Masyarakat Industri

     Durkheim mempergunakan variasi pembagian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat, sesuai dengan taraf perkembangannya. Akan tetapi kita lebih cenderung mempergunakan dua taraf klasifikasi, yaitu yang sederhana dan yang kompleks. Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua eksterm tadi diabaikannya (Soerjono Soekanto, 1982 : 190).


Jika pembagian kerja bertambah kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan.Otonomi sejenis, juga menjadi ciri dari bagian/kelompok-kelompok masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada batas-batas tertentu.
Contohnya: 


Dapat kita ambil sebuah contoh, yaitu ahli mesin.Para ahli mesin tersebut dapat bekerja secara mandiri. Tetapi kebanyakan dari mereka hanya mengerjakan sesuatu yang sudah ada sebelumnya dan mengembangkan hal-hal tersebut. Bagi para ahli mesin tersebut, mengerjakan sesuatu yang sudah ada dan mengembangkannya itu akan lebih menguntungkan daripada mereka menciptakan hal baru yang belum tentu berhasil. Saat mereka mengerjakan sesuatu, mereka hanya mengutamakan kepentingan mereka masing-masing tanpa memperdulikan rasa kekeluargaan. Sehingga faktor waktu bagi mereka lebih penting dan berharga, pembagian waktu tersebut sangat penting untuk mengejar kepentingan individu diantara mereka.

Oke sahabat blogger semua, sekian pembahasan dari saya. Intinya perbedaan antara masyarakat non-industri dan industri adalah tempat tinggal dan hubungan antar sesama. Mereka sangat berbeda dalam segi kekeluargaan dan perkembangan, tapi bagaimanapun juga mereka tetap memiliki pembagian kerja berdasarkan keahlian dan kebisaan mereka masing-masing. Sekian sahabat blogger, samap bertemu kembali ....



Sumber Materi : http://arbip.blogspot.co.id/2009/12/pengenalan-tentang-masyarakat-industri.html

You Might Also Like

0 komentar