Project Multimedia "FRUIT HUNTER"
Minggu, Juni 02, 2019
A. PROSES PRODUKSI KONTEN MULTIMEDIA
Multimedia adalah penggunaan computer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Proses produksi konten multimedia memiliki siklus hidup yaitu terdiri dari 3 sub proses :
• Pre-Production
• Production
• Post Production
PRE-PRODUCTION
Proses penuangan ide dan perencanaan proses produksi :
Konsep dari game ini bertujuan untuk media pembelajaran berupa game edukasi pengenalan nama buah dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia yang dapat mempermudah proses belajar anak usia dini yang sudah bisa membaca dan menulis. Konsep dasar dari game ini menekankan pada belajaran sambil bermain. Dimana nama tokoh utamanya adalah Jonny yang memiliki kemampuan menghindar sekaligus mengalahkan musuhnya dengan cara melompat diatas musuh-musuhnya.
Musuh Jonny pada game ini adalah Lillo, ulat bulu yang sering memakan buah-buahan yang ada di kebun. Game ini terdapat beberapa jenis buah yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi yang memainkannya. Game ini terdiri dari 3 scene, dimana setiap scene mengenalkan macam-macam nama buah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
PRODUCTION
Langkah-langkah membuat animasi Fruit Hunter :
1. Kita harus menyiapkan beberapa foto yang mempunyai format PNG, dan JPEG/JPG untuk nanti memasukan karakter dan latar serta rintangan yang dibutuhkan didalam game.
2. Kita harus menyiapkan size game yang dibutuhkan, disini saya menggunakan ukuran Layout Size 10000 (Width), 700 (Height), dan margins untuk widht dan height 500.
3. Di dalam construct 2 ada Layout dan Even Sheent yang akan digunakan. Yang pertama untuk memasukan karakter, latar dan rintangan yang lainnya kita memasukan di bagian Layout, dan Event Sheet untuk memberikan efek pada gambar yang kita masukan.
4. Berikut adalah contoh perintah yang diberikan untuk karakter agar bisa jalan :
(klik karakter dan klik Behaviors untuk memasukan platfrom
dan scroll to)
(lalu
masukan efek pada eventsheet agar karakter bisa jalan sesuai arah panah
keyboard)
5. Selanjutnya kita memasukan musuh, disini saya menggunakn ulat sebagai musuh dari karakter utamanya. Langkah-langkahnya :
a. Masukan gambar musuh (ulat) berformat PNG/JPG ke dalam Layout
b. Lalu kita setting behaviors pada ulat menjadi Shine, agar ulat bisa bergerak maju dan mundur.
c. Lalu kita berikan perintah agar ketika si karakter utama ketika mengenai si musuh , maka si karakter akan mati.
6. Selanjutnya kita memasukan buah-buahan pada Layout.
7. Selanjutnya memasukan perintah agar ketika karakter utama mengenai buah-buahan maka buah sudah terambil/hilang dari layout.
8. Langkah berikutnya kita memasukan POPUP yang kita buat, karena konsep game yang saya buat adalah game pembelajaran bahasa inggris, disini saya membuat contoh popup seperti berikut :
9. Kita memasukan perintah agar ketika karakter utama mengenai buah, maka pop up akan muncul dan ketika pop up muncul maka game akan terhenti. Pada saat game berhenti kita harus mengklik salah satu pilihan yang ada.
10. Agar pilihan bisa diklik, maka kita harus memasukan new object mouse. Dengan cara klik kanan pada layout lalu pilih object mouse.
11. Untuk menambahkan efek suara di dalam game, kita harus menyiapkan audio berformat .wav agar bisa masuk di dalam construct 2. Dan cara memasukan file audionya adalah dengan cara klik kanan pada folder Sounds di windows Project, lalu import sounds.
12. Jika kita ingin membuat game ini berlevel, kita harus membuat layout dan eventsheet baru dengan klik kanan pada windows project lalu klik layout dan klik add layout dan eventsheetnya.
POST-PRODUCTION
Setelah melakukan pembuatan perencanaan dan pembuatan animasi pada construct 2, tahap selanjutnya adalah melakukan rendering atau export game tersebut. Dalam construct 2 , rendering ini sangat memakan banyak waktu, tergantung kita membuat berapa level dalam sebuah game. Rendering game di construct 2 bisa dilakukan dengan beberapa format, ada yang berbentuk. HTML dan ada yang berformat .exe , namun format .exe kita harus menginstall software yang bernama nwjs.
B. TEKNIK PEMBUATAN KONTEN MULTIMEDIA
Teknik yang digunakan pada project multimedia yang telah dikerjakan adalah Animasi Frame by Frame. Animasi Frame by Frame adalah membuat sebuah ilusi pergerakan dari sebuah gambar/objek yang diam (still image) frame demi frame-nya. Ada beberapa istilah dalam pembuatan animasi, diantaranya adalah :
1. Frame dapat diumpamakan seperti film, yaitu film merupakan kumpulan gambar yang dimainkan secara berurutan dengan kecepatan tertentu, sehingga gambar tersebut terlihat bergerak .
2. Keyframe adalah frame dimana kalian menentukan perubahan pada tombol atau animasi. Pada animasi tween, kalian membuat keyframe hanya pada titik yang penting di dalam Timeline. Keyframe ditandai oleh titik di dalam frame. Keyframe yang tidak berisi gambar di dalam layer ditandai oleh titik kosong.
3. BlankKeyframe artinya kita mempersiapkan frame kosong untuk diisi objek baru, dan apabila kita menggambar objek, blank keyframe tersebut sudah berisi objek. Blank keyframe dilambangkan dengan titik bulat putih pada frame.
Jadi kita harus membuat gambar yang berbentuk (sprite) untuk membuat karakter, dan gambar yang berbentuk .jpeg menjadi .png untuk membuat latar dan rintangan. Tidak ada teknik tertentu dalam pembuatan project multimedia kemarin, karena hanya menggunakan tools yang tersedia di software 2D (Construct 2). Teknik yang digunakan hanya memberikan perintah untuk sebuah karakter, dan object-object lainnya (tanpa ada kodingan).
ANGGOTA PROJECT :
- Dhea Juich Hardiana (11116923)
- Muhamad Alif Gaza (14116557)
- Muhammad Fatih Lubis (14116836)
- Siti Nufus awaliyah (17116097)
Teknik yang digunakan pada project multimedia yang telah dikerjakan adalah Animasi Frame by Frame. Animasi Frame by Frame adalah membuat sebuah ilusi pergerakan dari sebuah gambar/objek yang diam (still image) frame demi frame-nya. Ada beberapa istilah dalam pembuatan animasi, diantaranya adalah :
1. Frame dapat diumpamakan seperti film, yaitu film merupakan kumpulan gambar yang dimainkan secara berurutan dengan kecepatan tertentu, sehingga gambar tersebut terlihat bergerak .
2. Keyframe adalah frame dimana kalian menentukan perubahan pada tombol atau animasi. Pada animasi tween, kalian membuat keyframe hanya pada titik yang penting di dalam Timeline. Keyframe ditandai oleh titik di dalam frame. Keyframe yang tidak berisi gambar di dalam layer ditandai oleh titik kosong.
3. BlankKeyframe artinya kita mempersiapkan frame kosong untuk diisi objek baru, dan apabila kita menggambar objek, blank keyframe tersebut sudah berisi objek. Blank keyframe dilambangkan dengan titik bulat putih pada frame.
Jadi kita harus membuat gambar yang berbentuk (sprite) untuk membuat karakter, dan gambar yang berbentuk .jpeg menjadi .png untuk membuat latar dan rintangan. Tidak ada teknik tertentu dalam pembuatan project multimedia kemarin, karena hanya menggunakan tools yang tersedia di software 2D (Construct 2). Teknik yang digunakan hanya memberikan perintah untuk sebuah karakter, dan object-object lainnya (tanpa ada kodingan).
ANGGOTA PROJECT :
- Dhea Juich Hardiana (11116923)
- Muhamad Alif Gaza (14116557)
- Muhammad Fatih Lubis (14116836)
- Siti Nufus awaliyah (17116097)






0 komentar