Rahasia

Senin, Oktober 02, 2017

Hai rindu...

Kita bertemu lagi, aku menyapamu kembali dalam heningnya malam ku. Sekian lama engkau singgah, kenapa kau tak pernah layu ataupun mati ? aku bertanya kepadamu, tetapi kenapa kau masih tetap sama. Tetap diam dan membisu.
Bahkan kau selama ini tak pernah tau, untuk siapa kau ku sapa dan untuk apa aku menyapamu. Selama ini aku selalu menemuimu dan meyapamu.  Tapi aku hanya berani menyapamu lewat lantunan doa ku, tanpa ku sebut siapa nama mu dan dimana rumah mu. Tapi ntah kenapa hanya itu yang membuatku nyaman, dengan cara itu aku bisa mengingat mu tanpa ku lihat rupa mu.
Ini rahasia, antara aku dan Allah. Karena Allah mengetahui segalanya, tanpa ku sebut siapa dirimu. Tapi rindu, kamu tidak pernah tau apa yang aku sembunyikan dibalik kata mu. Nanti suatu hari aku akan mengatakannya kepada mu, akan kuberi tau siapa orang yang selalu ku sapa lewat katamu.
Seseorang yang masih samar untuk ku tatap, ku tatap ? hahahaa....
Lucu bukan, aku saja belum tau seperti apa rupamu. Aku hanya mencoba meraba-raba seperti apa raut mu, tampan kah ? Tentu pasti. Tampan dalam iman mu yang ku harapkan.
Rindu percayalah, aku menerima mu tanpa sebab. Tapi aku menerima mu karena sebuah alasan. Alasan itu bernama JODOH. Yaa JODOH yang menjadi alasan utama ku mau berjalan berdampingan dengan mu. Pertemuan itu akan ku ingat, akan selalu ada dalam memoriku. Aku akan mengingatnya sebagai awal dari kembalinya tulang rusuk ke tubuh pemiliknya.
Sekarang tugasku adalah memperbaiki diri ku, supaya nanti suatu saat ketika rindu tau siapa pemiliknya dia kan mendapatkan balasan yang sama untuk penantiannya yang telah beberapa lama. Rindu ....... ?????? semoga kau masih mau kusapa dalam malam ku berikutnya :-)

You Might Also Like

1 komentar